Saturday, July 16, 2011

Gerakan Tanah (Longsoran) Malaleo

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa:
1.     Faktor-faktor yang mempengaruhi gerakan tanah (rayapan tanah) yang terjadi di desa Gandangbatu, kabupaten Tana Toraja yaitu
a.       Geologi : Batuan penyusunnya berupa batuan sedimen dengan nilai resistivitas berada pada rentang 143 Ωm sampai 639627 Ωm, yang sangat sensitif mengalami kehilangan kekuatan geser dan daya dukung apabila dalam kondisi jenuh air.
b.      Tanah : Jenis tanah rendoll terbentuk dari pelapukan batu gamping yang tidak jenuh air dan berada di atas batuan dasar.
c.       Curah Hujan : intensitas curah hujan yang tinggi setiap tahunnya menjadi pemicu gerakan tanah di daerah ini karena air hujan akan mengisi rekahan / retakan batuan dan menjenuhkan tanah pelapukan, sehingga tahanan geser tanah menurun.
d.      vegetasi yang mempunyai sistem perakaran dangkal akan mempengaruhi kemantapan lereng yang memungkinkan terjadinya gerakan tanah karena dari data geolistrik kedalam bidang gelincir mencapai kedalaman ±12 meter.
e.       Kemiringan lereng yang curam (>600).
2.      Struktur bawah permukaan di desa Gandangbatu terdiri dari batuan sedimen berupa berupa pasir, dolomite, alluvium, oil sands, batu gamping, consolidated shales (serpihan gabungan), argillites, batu pasir, dan batu lempung serta air tanah yang terdapat di permukaan dan di lapisan II bawah batuan .

No comments:

Post a Comment